Tag Archives: mudik

Lebaran

Lebaran atau Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kesempatan merayakan hari raya bersama dengan keluarga dan saudara. Menumpuk rindu selama satu tahun, dan melepaskannya di kesempatan lebaran.

Lebaran membawa rejeki bagi orang-orang di desa. Setiap orang yang mudik bisa dipastikan akan membawa uang dan membelanjakannya di kampung halaman. Prosesi mudik pun bisa menjadi malapetaka, sudah ratusan orang meninggal dalam kurun waktu kurang lebih dua minggu karena kecelakaan. Namun dari tahun ke tahun jumlah kecelakaaan ini tidak membuat surut semangat untuk kembali ke desa.

Lebaran membawa maaf, dimana setiap orang menjadi ringan untuk meminta dan memberi maaf. Terlepas maaf itu tulus atau tidak. Kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman sebaya dulu, reuni. Kesempatan untuk mengenang masa-masa dulu. Kesempatan untuk mengenalkan tambahan orang di dalam keluarga, bisa istri/suami atau bayi-bayi yang baru saja lahir.

Lebaran menjadi kesempatan untuk naik jenjang sebuah hubungan, bisa lamaran bisa pernikahan. Mumpung keluarga semuanya berkumpul. Lebaran menjadi hal yang dinantikan, di saat anak-anak kecil menanti pemberian ‘uang saku’.

Karena sampai kapanpun, sepertinya lebaran akan selalu dinanti. Sampai nanti….

 

‘Mudik’

Hampir setiap weekend, saya ‘mudik’, ├é┬ápulang ke rumah di desa. Selain berkumpul bersama keluarga, tentunya acara pulang ini bisa memberikan satu perjalanan yang lain dari biasanya. Di sela ‘kesibukan’ setiap hari yang rutenya itu itu saja, ketika pulang bisa memilih jalan yang berbeda-beda. Dan tentunya apa yang ditemui pun berbeda.

Selain itu, saat dirumah pun bisa berputar-putar di sekitar rumah hingga yang agak jauh dari rumah. Melihat perubahan-perubahan yang terjadi. Melihat pembangunan rumah, tempat usaha, dan lain sebagainya. Juga melihat sekolah saya di waktu dulu.

Perlahan-lahan lahan persawahan mulai ada satu dua rumah yang baru berdiri. Di halaman-halaman rumah yang luas, mulai didirikan rumah juga. Bangunan sekolah inpres yang kini tidak terpakai karena sekolahnya digabung dengan sekolah lain karena kekurangan murid, ada juga pembangunan sekolah hingga menjadi lebih baik secara fasilitas.

Sayangnya saya malah lupa tidak mengambil foto tentang apa yang saya lihat tersebut. Semoga di kesempatan ‘mudik’ selanjutnya dapat mengambil gambar sehingga bisa menjadi dokumentasi saya pribadi, maupun nanti sebagian saya bagi disini.