Yang Tersisa dari Lebaran

Akhir bulan ramadhan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saya lembur di 3 hari terakhir. Sehingga malam takbiran pun masih lembur. Pulang sekitar pukul 21.30. Dan kesulitan mencari jalan pulang karena macet dan jalan-jalan banyak yang ditutup/dialihkan. Akhirnya sampai rumah sekitar jam 22.30.

Lebaran taun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, setelah Sholat Ied yang dilaksanakan dibelakang rumah :-), saya dan tetangga-tetangga melakukan syawalan dulu di masjid. Ada dua masjid didekat rumah saya dan syawalannya pun gantian. πŸ™‚

Setelah itu, menuju ke makam Kakek saya, kemudian berlanjut ke keluarga yang lain. Setelah itu, baru ke Mangiran Fair. Apa itu mangiran fair? Mangiran Fair adalah pasar malam taunan yang dilaksanakan setiap tahun saat lebaran. Tempatnya di Pasar Mangiran. Di sana karang taruna dusun saya membuat bazar tahunan. Dan tahun ini seperti tahun sebelumnya saya kebagian jadi operator yang artinya 3 hari harus standby disana. Dari jam 15:00 sampai jam 23:00. Bahkan malam terakhir sampai sekitar pukul 1 dini hari.

Dan rangkaian kesibukan saya berlanjut ketika pagi harinya, Kakak saya akan dilamar. Mata yang masih ngantuk karena capek dan tidur pagi, harus segera bangun dan bersiap menyambut tamu. Dan akhirnya siang harinya saya terkapar pusing. Dan tertidur.

Sore harinya saya bangun dan bersiap menuju ke tempat kerja saya. Dan akhirnya pulang jam 20:30. Baru kemudian saya bisa benar-benar beristirahat. Tertidur sampai pagi. haha.

Mohon maaf kepada SMS-SMS yang belum sempat terbalas. Nanti akan saya balas. Insya Allah..

11 thoughts on “Yang Tersisa dari Lebaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.