Author Archives: deptz

Upgrade RAM (lagi)

Berdasarkan halaman resmi dari Apple, memori laptop yang saya gunakan maksimal 8GB. Jadi setau saya laptop saya sudah tidak bisa diupgrade lagi karena terakhir sudah diupgrade ke 8GB. Sejauh ini sebenarnya performa laptop yang sehari-hari saya gunakan masih mencukupi karena aplikasi yang saya gunakan tidak berat. Biasanya hanya text editor (Sublime), browser (Firefox/Chrome/Safari), Git Client (Source Tree) dan Terminal (iTerm).

Sampai beberapa waktu yang lalu saya melihat posting dari adhams, yang menceritakan percobaannya upgrade RAM menjadi 16GB di laptop yang sama dengan yang saya gunakan.

Continue reading

Ebook IT Gratis dan Legal Setiap Hari

Ebook sekarang menjadi semakin populer dengan semakin mudahnya akses terhadap komputer, tablet, smartphone dan ebook reader lainnya. Ada berbagai macam file format misalya saja PDF, epub, dan lain sebagainya.

Dan dengan semakin populernya ebook, semakin mudah pula kita mendapatkan ebook baik berbayar maupun gratisan. Dan saya menemukan sebuah situs website yang setiap harinya membagikan ebook IT. Situs tersebut adalah www.packtpub.com.

free ebook everyday

free ebook everyday

Setiap harinya pukul 07:00 WIB akan ada ebook gratis. Dan hari ini, packtpub membagikan ebook gratis yang berjudul “Mastering Web Application Development with AngularJS “.

free ebook

free ebook

Jadi jangan lupa untuk berkunjung ke sana setiap hari ya! 😀

Cara Membuat Script Python Menjadi Daemon Pada Server Ubuntu

Kali ini saya membutuhkan sebuah script python yang harus otomatis start pada saat server ubuntu booting. Dan tetap berjalan sampai server dimatikan.

Saya mencoba menggunakan crontab, tetapi entah kenapa tidak jalan. Akhirnya saya menemukan cara lain, yaitu menggunakan upstart.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat file konfigurasi di dalam directory /etc/init/. Misalnya saja saya membuat file worker.conf yang berisi kode berikut ini:

description "Worker Script"
author  "deptz<[email protected]>"

start on runlevel [234]
stop on runlevel [0156]

chdir /home/worker/
exec /home/worker/worker.py
respawn

Setelah itu run command berikut ini untuk reload konfigurasi.

sudo initctl reload-configuration
sudo start worker

Dan daemon pun akan dijalankan. Untuk stop daemon, bisa menggunakan perintah:

sudo stop worker

Semoga posting ini bermanfaat, terutama untuk saya, biar ga mengalami pusing-pusing lagi di kemudian hari karena tidak juga berhasil membuat daemon script python pada server ubuntu. 😀

Akhirnya kembali mengudara

Setelah awal januari kemarin terjadi masalah teknis mengenai domain kandangbuaya.com, akhirnya sekarang masalah tersebut sudah berhasil diselesaikan.

Kandangbuaya.com dan semua sub domainnya pun kembali mengudara kembali! Semoga segera muncul posting-posting baru baik di domain ini maupun sub domain lainnya. 😀

 

Bisnis Kebencian

Seiring dengan populernya berbagai macam kanal social media, semakin mudah juga untuk seseorang mempostingkan sesuatu. Dengan kemudahan-kemudahan tersebut lantas membuat segelintir orang memanfaatkannya menjadi sebuah bisnis. Yaitu bisnis kebencian.

Bisnis ini memanfaatkan media seperti facebook fans page, website, twitter, dan berbagai macam media lain dengan cara membuat potensi konflik atau perbedaan pendapat yang akan selalu dijaga agar terus menerus tidak bisa akur.

Bisnis ini selalu menggunakan bahasa yang provokatif, mencari-cari kesalahan, memutar-balikkan fakta, menyebarkan hoax, dan (sering kali) membawa-bawa dalil agama. Dan kondisi masyarakat Indonesia yang sebagian besar begitu reaktif akhirnya bisa membuat posting tersebut menjadi viral. Menyebar tanpa bisa dibendung. Menghasilkan trafik ribuan, klik ribuan, di-share ribuan, dan menghasilkan ribuan komentar pula, baik yang pro maupun kontra. Dan berakhir dengan bertambahnya pundi-pundi kekayaan para pelaku bisnis ini.

Cara-cara tersebut selalu diulang, dan bisa dikatakan selalu berhasil. Kalau diprotes, akhirnya menyebarkan klarifikasi. Tetapi klarifikasi atas sebuah posting kebencian tidak akan pernah seviral posting kebencian itu sendiri. Dan besok-besok akan diulang kembali.

Sampai kapan hal ini akan terus terjadi? Sampai kapan bisnis kebencian ini akan tetap laku?